MTsN 1 Polman Menggelar Ujian Madrasah Secara Tatap Muka
Tinambung (INMAS MTsN 1 Polman) – MTs Negeri 1 Polewali Mandar mulai pagi tadi (5/April/2021) Menggelar Ujian Madrasah Kelas IX tahun pelajaran 2020/2021. Pelaksanaan Ujian Madrasah diawali dengan apel pagi sekaligus pembukaan secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar diwakili oleh Koordinator Pengawas MTs Wilayah IV, Abdul Aziz, S.Pd didampingi Kepala MTsN 1 Polewali Mandar, Drs. H. Pabelloi, M.Pd.I.

Dalam pengarahannya, Pengawas Madrasah mengatakan bahwa, ujian Madrasah ini bukanlah satu satunya penentu kelulusan peserta didik, apalagi sekarang adalah masa pandemi Covid-19. Berdasarkan Surat edaran Kementerian Agama, Ada tiga syarat yang harus terpenuhi agar peserta didik madrasah dapat dinyatakan lulus, yaitu;
Pertama, menyelesaikan program pembelajaran pada masa pandemi Covid-19, dibuktikan dengan Laporan Penilaian setiap semester.
Kedua, memperoleh nilai sikap (sosial dan spritual) minimal Baik.
Ketiga Mengikuti seluruh rangkaian proses Ujian Akhir Madrasah.

Meskipun pembelajaran jarak jauh selama pandemi tidak maksimal, para guru di MTs Negeri 1 Polewali Mandar tetap mengupayakan materi pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh peserta didik. Peserta didik yang kurang aktif maupun samasekali tidak bisa aktif pada pembelajaran dalam jaringan (daring) tetap diberikan pola pembelajaran tersendiri setelah melalui stimulasi kunjungan oleh wali kelas bersama guru BK peserta didik bersangkutan, sekaligus pemberian konseling khusus bagi peserta didik yang melanggar etika dalam penggunaan media-media sosial. Semua upaya tersebut dilakukan agar peserta didik mendapatkan nilai akhir yang layak dan mencerminkan diri sebagai alumni madrasah.
Lebih lanjut pengawas madrasah mengharapkan agar pelaksanaan ujian Madrasah harus tetap menerapkan protokol kesehatan.
”Satgas Covid-19 Tingkat Kabupaten telah memberikan kita izin meskipun secara lisan. Jadi, protokol kesehatan harus diperhatikan jangan sampai kita mendapat sorotan” Ujar Pak Azis mengakhiri pengarahannya.
Jauh sebelum jadwal pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah, panitia pelaksana Ujian Madrasah MTs Negeri 1 Polewali Mandar telah melakukan pembenahan dan persiapan secara matang, di antaranya, pembenahan dan persiapan ruangan-ruangan kelas tempat pelaksanaan ujian, pembenahan meubeler peserta didik, pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana kebersihan standar protokol kesehatan covid-19 yang masih kurang, seperti penambahan titik wastafel (tempat cuci tangan), penambahan stok Hand Sanitizer, masker dan termometer. Hal ini dilakukan agar seluruh pesertan didik peserta Ujian Madrasah MTs Negeri 1 Polewali Mandar dapat mengikuti Ujian Madrasah dengan tenang dan penuh khidmat meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Mahmuddin Hakim, S.Pd., MM.Pd selaku Ketua Panitia UM 2021 MTsN 1 Polewali Mandar, usai upacara pembukaan UM memberi penjelasan bahwa sebelum peserta didik memasuki ruangan ujian, mereka akan diminta untuk membersihkan tangan, kemudian akan diukur suhu badan masing-masing. Panitia telah menyiapkan alat pengukur suhu badan dan handsanitizer di pintu masuk. Serta membagikan masker gratis bagi peserta didik yang tidak menggunakan masker.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Polewali Mandar Drs. H. Pabelloi, M.Pd.I dalam sambutannya disela-sela pembukaan Ujian Madrasah mengharapkan, agar pelaksanaan ujian Madrasah ini berlangsung dengan aman dan tertib, serta semua peserta didik dapat mengikuti ujian agar mereka dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya.

Berfoto beberapa saat setelah upacara pembukaan UM 2021
Lebih lanjut kepala madrasah menyampaikan bahwa di masa-masa menjelang akhir menempuh pendidikan di MTs Negeri 1 Polewali Mandar agar seluruh peserta didik peserta ujian semakin memperbaiki sikap sosial dan spritual masing-masing yang tentu saja akan berpengaruh pada perolehan nilai akhir. Perolehan nilai dalam Ujian Akhir merupakan salah satu kunci penunjang keberhasilan meraih masa depan hidup yang cerah bagi setiap peserta didik.
Berbeda dengan tiga tahun ajaran sebelumnya yang menerapkan ujian sistem UBK (Ujian Berbasis Komputer), tahun ini demi menyesuaikan diri dengan situasi pandemi Covid-19, rangkaian ujian madrasah kembali menerapkan sistem ujian konvensional kertas-pena. Diikuti sebanyak 232 peserta didik kelas IX, dengan mengujikan 4 mata pelajaran keagamaan dan 7 mata pelajaran umum. Adapun mata pelajaran yang diujiankan adalah; IPA, PPKn, IPS terpadu, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Arab, Fiqhi, Aqidah Akhlak, Quran Hadist dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Mengontrol soal ujian sebelum dibagikan kepada para peserta ujian
“Sesuai dengan jadwal ujian Madrasah yang telah dibagikan dan disosialisasikan, peserta didik akan mengikuti ujian Madrasah selama 5 hari, mulai hari ini, (5/April) sampai dengan tanggal 9 April 2021. Jika ditemukan peserta ujian yang berhalangan hadir mengikuti ujian, ditekankan agar dilaporkan kepada panitia ujian secepatnya untuk ditindaklanjuti” Ungkap Ketua Panitia, Mahmuddin Hakim, S.Pd. MM.Pd. (MHK/JUN)
Reporter/Penulis : Mahkim
Editor : Rustan Suddin
Fotografer : Junaedi


Post Komentar