Tepuk Tangan Menggema Saat Ismail Saleh Lepas Atlet O2SN ke Nasional, Berikut Komentar Haris Nawawi

Tinambung (Humas)— Kepala MTsN 1 Polewali Mandar secara resmi melepas dua siswa terbaiknya yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Barat pada O2SN tingkat nasional yang akan berlangsung pada 17–21 Agustus 2026 di Depok, Jawa Barat.

Keduanya adalah Muhammad Nawajid, yang akan bertanding pada cabang olahraga bulutangkis tunggal putra, dan Annisa Nabila Kifaya, yang akan berlaga pada cabang pencak silat tunggal putri.

Foto bersama saat pelepasan

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, H. Abd Haris Nawawi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada pihak madrasah yang terus memberikan dukungan kepada para siswa berprestasi.

“Dengan penuh rasa hormat dan bangga, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar MTsN 1 Polman atas dukungan, motivasi, dan doa yang diberikan kepada para siswa yang akan berangkat mengikuti O2SN tingkat nasional,” katanya.

Menurutnya, keberangkatan kedua siswa tersebut merupakan kebanggaan bagi madrasah sekaligus Kabupaten Polewali Mandar dan Provinsi Sulawesi Barat.

Dua atlet ( tengah)

Ketua PD DDI Polman itu juga berpesan kepada kedua atlet agar tetap percaya diri, rendah hati, dan menjadikan ajang O2SN nasional sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan meraih prestasi.

“Selamat berjuang, anak-anak hebat. Tunjukkan kemampuan terbaik, tetap rendah hati, dan jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari perjalanan meraih prestasi,” ujarnya.

Suasana pelepasan berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Tepuk tangan berkali-kali terdengar dari warga madrasah, terutama ketika Kepala MTsN 1 Polewali Mandar, Ismail Saleh, menceritakan perjuangan kedua siswanya hingga berhasil menjadi wakil Sulawesi Barat di tingkat nasional.

Foto bersama dengan pimpinan madrasah

Ismail Saleh menegaskan bahwa untuk sampai ke tingkat nasional, mereka harus melalui proses panjang dan persaingan ketat dengan seluruh perwakilan SMP/MTs dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat.

“Kesuksesan itu tidak instan. Ada proses, perjuangan, latihan, dan pertandingan yang harus mereka dilalui,” ujarnya.

Ia pun berharap Muhammad Nawajid dan Annisa Nabila Kifaya mampu memberikan penampilan terbaik dan kembali ke Polewali Mandar dengan membawa medali emas.

“Harapan kita tentu mereka bisa pulang membawa medali emas. Dan ke depan, mudah-mudahan dari madrasah ini lahir siswa yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu menjadi juara di tingkat internasional,” harapnya

Ismail Saleh saat sambutan

Orang tua Muhammad Nawajid, Ratnah Amin, yang juga hadir saat pelepasan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak MTsN 1 Polewali Mandar yang selama ini telah memberikan dukungan, pembinaan, motivasi, dan kesempatan kepada putranya untuk terus mengembangkan bakatnya di bidang bulutangkis.

Ia mengaku sangat bersyukur atas perhatian madrasah hingga Nawajid dapat mencapai prestasi dan menjadi wakil Sulawesi Barat pada O2SN tingkat nasional.
Ia kemudian mengenang bahwa ketertarikan Nawajid terhadap bulutangkis sudah terlihat sejak masih kecil.

“Nawajid dulu saat anak-anak sering main redi papan dibelakang rumah, nanti waktu SD mulai latihan pakai raket dan terus berlatih sampai hari ini” kenangnya.

Penulis : Mahmuddin Hakim

+3

Post Komentar

Gulir ke Atas