Rutinitas Pembacaan Ratibul Haddad di MTs Negeri 1 Polewali Mandar
Tinambung (Humas) — Persoalan akhlak generasi muda sekarang ini menjadi isu penting bagi dunia Pendidikan di Tanah air seperti isu kenakalan remaja, tawuran, Narkoba dan lain-lain. Hal ini bisa menjadi penyebab terjadinya dekadensi moral pada generasi muda sehingga perlu adanya sebuah solusi.
Menanggapi berbagai penomena tersebut, MTs Negeri 1 Polewali Mandar berupaya melakukan pembinaan sejak dini melalui berbagai macam metode dan salah satunya menanamkan nilai nilai spiritual keagamaan kepada peserta didik melalui pembacaan Dzikir Ratibul Haddad. Salah satu bacaan yang memiliki manfaat yang begitu besar sebagai pengontrol dalam bertindak dan sebagai pembersih dari kotoran hati
Ratibul Haddad merupakan amalan yang berisi doa dan dzikir yang sudah di susun oleh ulama asal Hadramaut, Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad al Haddad (1055-1132 H).
Pembacaan Dzikir Ratibul Haddad ini terlaksana setiap hari Jumat, oleh seluruh peserta didik, guru dan staf MTsN 1 Polewali Mandar.

Menurut Syaifuddin Rauf selaku pembina dalam kegiatan tersebut :
“Amalan ini memiliki banyak Khasiat yang sangat dahsyat sehingga kerap dijadikan amalan rutin setiap ummat Islam dan juga di Pondok Pesantren maupun Madrasah Madrasah ” Ungkap Syaifudddin dalam pengantarnya sebelum pembacaan dimulai
Sementara itu Wakil kepala Madrasah Bidang Humas Mahmuddin Hakim mengatakan bahwa pembiasaan ini akan menjadi bekal bagi siswa nantinya. Baik terbiasa membaca wirid sehabis sholat maupun kelak mampu memimpin pembacaan wirid di Mesjid yang ada di Masyarakat. “Ini adalah bagian dari pendidikan keagamaan yang ada di MTsN 1 Polewali Mandar ” Terang Mahmuddin
Kegiatan ini mendapat Apresiasi Positif dari Kepala Seksi Mapenda Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar H.Laupa, S.Ag., M.Pd. Beliau berharap kepada madrasah supaya senantiasa berinovasi dalam rangka peningkatan mutu peserta didiknya diberbagai bidang
“Sebagai madrasah tentu harus menampakkan nilai-nilai keagamaan pada masyarakat. Program pembacaan ratibul Haddad di madrasah tentu ini adalah merupakan hal yang positif.” Ujar H.Laupa



Post Komentar