Hari Pertama, Tujuh Calon Agen Perubahan di MTsN 1 Polman Paparkan Program Kerja di Hadapan Tim Penilai

Tinambung (Humas)–MTsN 1 Polewali Mandar menggelar kegiatan pemaparan program kerja untuk calon agen perubahan yang berlangsung pada Rabu, 14 Mei 2025, di Aula Madrasah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Penilai yang berjumlah lima orang, terdiri dari Kepala Tata Usaha, Nasri, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penilai, serta empat orang Wakil Kepala Madrasah.

Setiap calon agen perubahan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan program kerja unggulannya yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan madrasah.

Tim Penilai

Tujuh calon agen perubahan tampil pada hari pertama yaitu :

1.Ahmad Danial – Membuka sesi dengan proposal berjudul “Transformasi Digital”, yang menekankan pentingnya digitalisasi dalam sistem pembelajaran dan tata kelola madrasah.

2.Hj. Hawaisah – Membawa program bertajuk “Pengembangan Budaya Madrasah pada Bidang Lingkungan, Budaya Literasi, dan Budaya Keagamaan”, yang berfokus pada pembentukan karakter siswa melalui lingkungan yang mendidik dan religius.

3.Rasdiah – Menyampaikan proposal “Pembiasaan Keagamaan dan Karakter Islami”, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai spiritual dalam keseharian warga madrasah.

4.Wahida Arsyad – Mengusung program “Budaya Positif Kelakuan Baik Siswa Madrasah (BPKB SIM) dalam Budaya Siammasei dan Sipamandar

5.Musdalifa Riska – Menawarkan gagasan “Penerapan Inovasi Pembelajaran Guru sebagai Agen Perubahan di Kelas”, yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui peran aktif guru.

6.Sabri – Membahas proposal “Pentingnya Lingkungan Komunikasi Berbahasa Arab di MTsN 1 Polman”, untuk memperkuat kemampuan berbahasa Arab di lingkungan madrasah.

7.Abdul Rahman – Menutup sesi hari pertama dengan program “Pengelolaan Sampah di Madrasah: Meningkatkan Kesadaran dan Kualitas Hidup”, yang mengangkat isu kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu peserta sementara memaparkan visi misinya

Ketua Tim Penilai, Nasri, berharap agar setiap calon agen perubahan dapat fokus pada satu bidang tertentu sehingga dapat menjadi motivator sekaligus teladan bagi warga madrasah lainnya.

“Fokus dan keteladanan adalah kunci. Kami ingin agen perubahan mampu menginspirasi dan membawa perubahan nyata, bukan hanya dalam wacana,” ungkap Nasri.

Pemaparan program kerja dari calon agen perubahan lainnya akan dilanjutkan pada hari kedua, Kamis, 15 Mei 2025.

Sekedar tambahan, Acara ini dimoderatori oleh Radhiyah Muin, selaku Ketua Tim Seleksi Agen Perubahan tingkat MTsN 1 Polman.

Penulis : Mahmuddin Hakim

Foto : Zulfahmi

+1

Post Komentar

Gulir ke Atas