Haram Darahnya, Haram Hartanya dan Haram Kehormatannya Oleh Mahmuddin Hakim

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

“Setiap muslim dengan muslim yang lain adalah haram darahnya, hartanya, dan haram kehormatannya.”

Hadist tersebut diatas terdapat dalam kitan Nasaihuddiniah yang berisi  3 hal yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW untuk kita jaga pada diri seorang muslim yaitu :

1.حَرَامٌ دَمُهُ 

Haram darahnya di sini maksudnya adalah tidak boleh membunuh atau menumpahkan darahnya saudara saudara kita

وَمَن يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS An-Nisa : 93)

2.  وَمَالُهُ Haram hartanya maksudnya adalah harta seorang muslim tidak boleh diambil.

Misalnya saja seseorang yang membangun Rumah, Dengan mengambil tanah orang lain dan mengklaim bahwa tanah itu adalah miliknya..atau diang ATONANG DIPALE ..Semua ini termasuk mengambil HAK orang lain secara Dzalim

Nabi Muhammad ﷺ: bersabda :

مَنْ أَخَذَمِنَ الْاَ ْرِض شِبْرًابِغَيْرِ حَقِّهِ خُسِفَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ اِلَى سَبْعِ أَرْضِيْنَ.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa mengambil sejengkal tanah bumi yang bukan haknya, niscaya ditenggelamkan ia pada hari kiamat sampai ke dalam tujuh lapis bumi.” (HR Bukhari).

Dalam redaksi hadist ini disebut شِبْرًا ( Sejengkal ),  Bagaimana kalau yang kita ambil itu secara zalim sudah bicara meter ,sudah bicara puluhan meter misalnya. ini harus menjadi perhatian kita sebab da le,ba dipasianggai lita sappale, ponna ayu sappon dengan  assalamakatta dilino lebih lebih dio diahera…dunia ini begitu singkat sedangkan akhirat itu selama lamanya.

Sebab kalau kita pernah mendzalimi orang (MANGGAU BAWANG TAU ) atau kita ambil hak miliknya dan kita tidak selesaikan waktu hidup didunia ini , maka ini akan kita bayar nanti pada hari kiamat…apa dopambayari..LA DIRHAM WALA DINAR tapi dengan amal perbuatan

Akan ada orang Datang dengan pahala salat ,puasa dan sedeqahnya tapi andandian nasipa

من كانت له مظلمة لأخيه من عرضه أو شيء فليتحلله منه اليوم قبل أن لا يكون دينار ولا درهم

 إن كان له عمل صالح أخذ منه بقدر مظلمته وإن لم تكن له حسنات أخذ من سيئات صاحبه فحمل عليه

“Orang yang pernah menzhalimi saudaranya dalam hal apapun, maka hari ini ia wajib meminta perbuatannya tersebut dihalalkan oleh saudaranya, sebelum datang hari dimana tidak ada ada dinar dan dirham.

Karena jika orang tersebut memiliki amal shalih, amalnya tersebut akan dikurangi untuk melunasi kezhalimannya. Namun jika ia tidak memiliki amal shalih, maka ditambahkan kepadanya dosa-dosa dari orang yang ia dhalimi”. (HR. Bukhari no.2449).

Iyamotuu, Persyaratan taubat itu ada beberapa tahapan  :

  1. Setelah kita banyak beristigfar ,Meninggalkan kemaksiatan
  2. Menyesal
  3. Bertekad tidak mengulangi. /DIPOGAU TOMI PESIONA PUANG

Tapi khusus dosa kepada sesama manusia , kita harus meminta maaf..anna mua dian rua diala apa apanna maka kita harus kembalikan

 فإن كانت مالاً أو نحوه رده إليه،

 atau kita meminta halal. karena kapan tidak…iyamotuu die nameganggu dalam sakaratul maut…inilah yang akan menghalangi kita kembali kehadirat Allah SWT..

Dikutip dari buku Harta Haram Muamalat Kontemporer karya Erwandi Tarmizi, Abu Hurairah RA meriwayatkan:

 «كَلاَّ. وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ! إِنَّ الشَّمْلَةَ لَتَلْتَهِبُ عَلَيْهِ نَارا

 Para sahabat berkata, “Selamat, ia mati sebagai syahid”. Nabi ﷺ bersabda:

“Demi Yang jiwaku di Tangan-Nya, sesungguhnya jubah (yang dia sembunyikan) dari rampasan Perang Khaibar sebelum dibagi telah menjelma menjadi nyala api yang sedang membakarnya.”

3. وَعِرْضُه ( Kehormatannya )

Kalau kita melihat kekurangannya atau aibnya, maka aibnya itu kita tutupi…kita tidak ekspos kemana mana

Inilah tiga hal penting yang harus kita jaga , begitu pentingnya 3 hal ini Kembali ditekankan oleh Rasulullah Ketika Rasulullah menyampaikan khutbah dalam pelaksanaan haji wada.Ketika Rasulullah menyampaikan aspek tauhid, Rasulullah menyampaikan 3 hal ini

Tapi Meskipun itu Non islam tapi kalau kita sudah hidup berdampingan dan hidup damai..maka 3 hal tadi tetap harus kita jaga dari mereka

Karena ada 3 Ukhuwah atau persaudaraan yang harus dibangun :

  1. Ukhuwah Islamiah
  2. Ukhuwah Wathaniah : Persaudaraan yang harus dibangun karena SIKKAPPUNI TA, SIGAU BAWAN, SIASAYANNI ANNA SIPAKALA,BI, HIDUP RUKUN DAN DAMAI, HIDUP RUKAN DAN DAMAI ,ANDANI TAU MALA SIA SIALLANGAN
  3. Ukhuwah Basyariah …Jari mua rupataumi…

بارك الله لي ولكم في القران الظيم ونفعني واياكم بما فيه من الايات والدكرالحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ ه

+1

Post Komentar

Gulir ke Atas