Membangun Tim Solid Salah Satu Cara Dengan Refreshing bersama (Catatan Perjalanan Keluarga Besar MTsN 1 Polman ke Permandian Puncak Kunyi Anreapi)
Tinambung (Humas)–Jumat, 14 Februari 2025, civitas akademika MTsN 1 Polewali Mandar melaksanakan kunjungan ke tempat wisata Permandian Puncak Kunyi, Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi.
Kegiatan ini merupakan kegiatan penutup pasca pelaksanaan Rapat Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) yang telah dilaksanakan pada tanggal 6-7 Februari 2025.
Awalnya direncanakan pada Sabtu, 8 Februari 2025, namun tertunda akibat cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang selama dua hari dua malam.

Tujuan Kegiatan
Tujuannya adalah untuk melakukan “healing” pasca rapat kerja, sekaligus mempererat keakraban di antara seluruh civitas MTsN 1 Polewali Mandar.
Kepala Madrasah, Ismail Saleh, menyampaikan, momen ini dimanfaatkan untuk membangun keakraban dan kebersamaan antar guru dan staf.
“kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyegaran, meningkatkan semangat kerja, dan memperkuat rasa kebersamaan dalam lingkungan kerja” Ungkap Ismail Saleh disela sela kegiatan.

Perjalanan Menuju Lokasi
Rombongan berangkat dari Madrasah pada pukul 14.30 WITA dan sebagian rombongan singgah terlebih dahulu di Masjid Syuhada Polewali untuk melaksanakan salat Ashar. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju lokasi wisata Permandian Puncak Kunyi.
Dalam perjalanan, rombongan melewati enam lokasi permandian lainnya sebelum akhirnya tiba di destinasi akhir.
“Sayami yang paling puncak dan paling dalam ini, Pak. Tidak adami permandian setelah di sini,” ujar Rahmat Risaldi, salah seorang pengelola permandian sambil menjelaskan bahwa permandiannya merupakan titik tertinggi di area tersebut.
Perjalanan dari Masjid Syuhada hingga ke lokasi permandian memakan waktu kurang lebih 20 menit. Jalur yang dilalui cukup bagus karena sebagian sudah di aspal dan dirabat beton meskipun beberapa bagian jalanan masih ada yang berlubang.

Namun bagi pengendara mobil, ada satu yang cukup menantang yang harus dilalui yaitu sebuah jembatan kayu sepanjang kurang lebih 25 meter. Jembatan tersebut menggunakan kayu dan penopang lainnya sebagai struktur utamanya, namun sayang, penulis lupa mendokumentasikan.
“Jembatannya kuat, Pak, bahkan mobil pengantar bahan material juga lewat di situ, saya dengar sudah mau dibangun pemerintah” ungkap seorang warga setempat.
Penulis yang menggunakan mobil pribadi turut merasakan tantangan tersendiri ketika melintasi jembatan tersebut karena pengalaman pertama melalui jembatan berbahan dasar kayu.

Kegiatan di Lokasi
Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WITA. Sesampainya di sana, seluruh peserta langsung memasang tenda di area yang telah disiapkan.
Tenda-tenda tersebut bervariasi kapasitasnya, mulai dari tenda untuk 2 orang, 4 orang, hingga 5 orang. Berdasarkan pengamatan penulis, total terdapat 31 tenda yang berhasil didirikan.
Momen ini juga dimanfaatkan oleh para konten kreator dari kalangan guru dan staf untuk membuat dokumentasi serta bahan unggahan di media sosial.

Malam Keakraban
Malam harinya, setelah shalat magrib dan shalat isya secara berjamaah, suasana keakraban di antara peserta semakin terasa. Kegiatan dimulai dengan acara bakar ikan bersama dan dilanjutkan dengan makan malam di bawah langit malam yang cerah.
Setelah itu, diadakan berbagai permainan kelompok yang menambah suasana hangat dan penuh kegembiraan di antara peserta.
Selain itu, beberapa guru dan staf berbagi pengalaman dan cerita disertai canda tawa yang mencairkan suasana. Kebersamaan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan emosional di antara warga MTsN 1 polman.
“Harus tercipta tim yang solid karena sebuah lembaga tidak akan bisa maksimal dalam menjalankan program kalau tim tidak solid” Tambah Ismail Saleh.

Kegiatan Pagi dan Penutup
Pada pagi hari, sebagian peserta memanfaatkan waktu untuk berenang di sungai yang berada di sekitar lokasi permandian. Air sungai yang jernih dan arusnya yang cukup bersahabat menjadi daya tarik tersendiri.

Setelah sarapan bersama, rombongan menuju sebuah kampung di Dara untuk wisata buah rambutan. Di lokasi tersebut, peserta dapat menikmati segarnya buah rambutan langsung dari pohonnya.
Selain itu, rombongan juga berinteraksi dengan petani setempat untuk mengetahui lebih jauh tentang budidaya buah rambutan. Kegiatan ini menjadi momen edukatif sekaligus rekreasi yang menyenangkan.
Setelah itu, rombongan bersiap untuk kembali ke madrasah untuk melanjutkan aktivitas dan tugas masing-masing.

Perjalanan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh civitas MTsN 1 Polewali Mandar.
Selain menjadi ajang relaksasi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dalam menjalankan tugas-tugas kedepannya di madrasah tercinta.
Demikian catatan perjalanan ini sebagai bagian dari dokumentasi.

Penulis: Mahmuddin Hakim
Foto : Badawi dan Zulfahmi


Post Komentar