Pentingnya Menuntut Ilmu Pengetahuan ,Oleh: Mahmuddin Hakim
يرفع الله الذين امنوا منكم والذين اوتوالعلم درجات
طلب العلم فريضة على كل مسلم و مسلمة
Dua dalil yang saya bacakan tadi adalah merupakan penegasan kepada kita bahwa menuntut ilmu itu adalah suatu keharusan, suatu kewajiban sebab ilmu pengetahuan itu adalah sarana dalam menjalani hidup dan kehidupan ini .
Tanpa ilmu pengetahuan maka manusia tidak akan bisa berkembang dan mencapai kesejahteraan hidup.itulah sebabnya sehingga dalam islam ILMU ini adalah sangat penting dan merupakan hal yang wajib untuk dicari..
Maasyiral muslimin rahimakumullah
Selanjutnya hari ini perkembangan technologi,komunikasi dan informasi begitu pesat, Kehidupan hari ini begitu kompetitif ,penuh persaingan.Oleh karena itu kepada generasi muda atau kita sebagai orang tua yang mempunyai anak anak kita tidak perlu takut nanti anak anak kita mau jadi apa, mau bekerja dimana sebab sepanjang kita bekali dengan Ilmu pengetahuan, kita bekali dengan keterampilan maka tania iya nalamba le,ba maitai jama jamangan tapi jama jamangan namaitai..Sebab inilah janji Allah :
يرفع الله الذين امنوا منكم والذين اوتوالعلم درجات
Allah mengangkat derajat orang orang yang beriman dan orang orang yang mempunyai ilmu pengetahuan beberapa derajat
Ketika Nabiyullah sulaiman disuruh oleh Allah SWT memilih tiga hal : Yaitu Harta benda,kekuasaan dan Ilmu pengetahuan
خير سليمان بين المال والملك والعلم فاختارالعلم فاءطي الملك والمال
Oleh karena itu mari kita berikan Pendidikan kepada anak anak kita, karena kalau anak kita cerdas bukan hanya derajat dirinya yang terangkat tapi termasuk dia akan mengangkat derajat kedua orang tuanya bahkan derajat bangsa dan negaranya.
Caranya adalah DIPAPASSIKOLAI, Jangan biarkan anak kita menjadi anak yang putus sekolah meskipun Pendidikan itu bukan hanya Pendidikan FORMAL tapi dian too dipauangan Pendidikan nonformal, PENDIDIKAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT, PENDIDIKAN DI LINGKUNGAN KELUARGA.
Porsi Pendidikan keluarga harus ditingkatkan agar kelak anak anak kita menjadi anak yang sehat , anak anak yang bisa berguna untuk dirinya dan orang lain
Allah SWT berfirman :
واليخش الذين لو تركوا من خلفهم ذرية ضعافا خافوا عليهم
Tentu lemah yang dimaksud ini bukan hanya lemah secara fisik, PAMMONGE MONGEAN Tapi termasuk dalam:
- Lemah dalambidang ekonomi ( KASIASI ) sebab mauani nabitta :
كاد الفقر ان يكون الكفر
2. Lemah dalam bidang Aqidah
Pendidikan akidah yang lain dicontohkan Nabi Ya’qub ‘Alaihis salam dalam Surat al-Baqarah ayat 133. Sesaat sebelum wafat, beliau yang sebelumnya sudah mendidik anak-anaknya dalam ketaatan kepada Allah, ingin memastikan mereka berada pada akidah yang benar. Nabi Ya’qub berkata,
مَا تَعْبُدُونَ مِنْ بَعْدِي
“Apa yang akan kalian sembah nanti sepeninggalku?”
Dengan tegas, anak-anaknya menjawab,
قَالُوْا نَعْبُدُ اِلٰهَكَ وَاِلٰهَ اٰبَاۤىِٕكَ اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ وَاِسْحٰقَ اِلٰهًا وَّاحِدًاۚ وَنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ
“Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.” (Q.s. Al-Baqarah: 133)
3. Lemah dalam bidang Akhlak
4. Dan lemah dalam didang Pendidikan
Agar generasi tidak lemah di bidang ilmu, maka kita sebagai orang tua harus terus memotivasi anak agar semangat menuntut ilmu dan memilihkan institusi pendidikan yang baik bagi mereka. Tidak dapat dipungkiri, orang yang miskin ilmu tidak akan mampu bertahan dalam kehidupan dunia. Kesuksesan duniawi menuntut kecakapan, keterampilan dan penguasaan ilmu pengetahuan yang cukup. Demikian juga kesuksesan di akhirat. Agar selamat dan mendapatkan surga yang Allah janjikan, dibutuhkan pemahaman terhadap ilmu syar’i yang dapat menuntun kepada jalan kebajikan yang Allah kehendaki.
Hadist
من اراد الدنيا فعليه بالعلم من اراد اللاخرة فعليه بالعلم من اراد هما فعليه بالعلم
Barang siapa yang mau kehidupan dunia maka hendaklah dengan ilmu pengetahuan ( Jadi nyang Namanya kemiskinan, Yang Namanya keterbelakangan mental dan peradaban kuncinya hanya satu yaitu ilmu pengetahuan )
Dan barang siapa yang ingin kehidupan akhirat ( Melo mettama di suruga, ingin meraih cinta rasulullah ) maka hendaklah dengan ilmu pengetahuan
Jadi semua ilmu itu boleh dituntut baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat sepanjang memberi maslahat terhadap masyarakat dan mampu mendekatkan diri kita kepada Allah SWT
بارك االله لى ولكم فى القران العظيم ونفعني واياكم بما فيه من الايات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته انه هو السميع العظيم اقول قول هذا واستغفروه انه هو الغفور الرحيم


Post Komentar