Bersama Fasilitator Nasional Afdal Syarif, MTsN 1 Polman Sukses Gelar Bimtek Kurikulum Cinta, Ismail Saleh: Pembelajaran Harus Bernilai Kasih
Tinambung (Humas) – Kegiatan Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar selama dua hari, Rabu–Kamis, 5–6 November 2025, di MTsN 1 Polewali Mandar resmi berakhir dengan sukses.
Kegiatan ini menghadirkan Afdal Syarif, selaku Fasilitator Nasional Kurikulum Berbasis Cinta, sebagai pemateri utama. Selama dua hari, Afdal Syarif mengulas secara mendalam tentang konsep Panca Cinta yang menjadi inti dari Kurikulum Berbasis Cinta.

Pada hari pertama, Afdal Syarif membahas tiga nilai utama dalam Panca Cinta, yakni Cinta kepada Allah dan Rasul, Cinta kepada Ilmu, serta Cinta kepada Alam. Ketiga nilai ini menjadi pondasi dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Sementara itu, pada hari kedua, Kamis, 6 November 2025, pembahasan berlanjut pada Panca Cinta keempat yaitu Cinta kepada diri sendiri dan sesama, serta Panca Cinta kelima yakni Cinta kepada Tanah Air.

Selain penyampaian materi, Afdal Syarif juga memperkenalkan dua bentuk renungan edukatif, yaitu “Cinta dalam Segelas Teh” dan “Renungan Sebelum Makan.” Kedua renungan tersebut mengajak peserta untuk merenungi makna cinta dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal sederhana seperti menikmati teh atau menyantap makanan.
“Konsep Panca Cinta inilah yang harus diinsersikan dalam proses pembelajaran” Ujar Afdal.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Polman, Ismail Saleh, menyampaikan sengaja menggelar Bimtek selama dua hari sebab ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi guru, bukan hanya dalam aspek akademik tetapi juga dalam pembentukan karakter dan spiritualitas pendidik.
“Jika guru mampu menghadirkan cinta dalam pembelajaran, maka suasana madrasah akan menjadi lebih positif jadi pembelajaran harus bernilai kasih ” tutup Ismail Saleh.

Bimtek diselenggarakan oleh panitia yang diketuai oleh Hj. Hawaisah ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar, Dr.H.Misbahuddin yang juga bertindak selaku pemateri pertama.
Selaim penyampaian materi, Kegiatan ini juga diwarnai dengan momen tukar kado antar peserta, yang berlangsung penuh kehangatan dan tawa. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan penerapan nyata nilai “Cinta kepada Sesama” yang menjadi salah satu pilar utama dalam Kurikulum Berbasis Cinta.

Penulis : Mahmuddin Hakim
Foto : Bahar dan Badawi


Post Komentar