Tiga Puluh Guru Madrasah Ikuti Pembinaan SDM
Tinambung(Humas)–Dalam rangka mengupdate pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap mental guru dalam proses pembelajaran yang profesional, Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulbar mengadakan pembinaan kapasitas SDM bagi guru madrasah Senin 30 Januari 2023 hari ini
Acara tersebut dilaksanakan di Aula MAN 2 Polman dan dibuka secara resmi oleh Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar Dr H Misbahuddin, S.Ag M.Ag .
Turut hadir dalam pembukaan Kepala seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Polman H.Laupa,S.Ag ,M.Pd, Analis SDM Aparatur Ahli Muda Kanwil kemenag Sulbar H.Muhammad Hamsul, S.Ag, M.Si, Kepala MAN 2 Polman Budiman,S.Pd ,M.Si

Pembinaan ini diikuti 30 peserta. Terdiri dari guru RA empat orang, guru MI delapan orang, guru MTs delapan orang dan guru MA sepuluh orang yang berasal dari berbagai madrasah di Polewali Mandar.
“Hasil pemilihan peserta ini tidak lepas dari hasil koordinasi kami dengan pengawas masing masing tingkatan” Ungkap H.Laupa dalam sambutannya yang mewakil Kankemenag Polman
Setelah pembukaan, acara berikutnya penyampaian materi tentang moderasi beragama oleh Dr Misbahuddin, Kemudian materi peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran oleh Afdhal Syarif selaku Ketua Pokjawas Tingkat Provinsi Sulbar kemudian dilanjutkan materi pentingnya menggunakan teknologi dalam pembelajaran oleh Drs.Rasidin selaku pengawas madrasah tingkat kabupaten
Peserta nampak serius mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pembinaan yang diisi pemaparan materi dari narasumber

Dr.Misbahuddin dalam sambutannya mengatakan peningkatan SDM bukan lagi kewajiban tapi sudah menjadi kebutuhan
“Peningkatan SDM itu ada melalui Preservice Training dan Inservice training ” Ungkap Misbahuddin
Terkait materinya mengenai moderasi beragama beliau menyampaikan bahwa ada lima konsep ukhuwah yang harus terus dibina yaitu ukhuwah nashabiyah, ukhuwah islamiyah, ukhuwah insaniyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah makhluqiyah
” Jadi inti moderasi itu adalah kita menerima perbedaan sebagai sunnatullah,tidak ekstrem dan tidak radikal ” Ungkapnya sambil menyebut salah satu ayat dalam alquran yaitu Surah alhujurat ayat 13
Sementara itu Afdal Syarif dalam materinya menekankan agar guru terus meningkatkan kompetensinya dalam membina peserta didik seperti kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan komptensi profesional sebab menurutnya tidak ada anak yang bodoh jadi gurulah yang harus memfasilitasi agar potensi peserta didik bisa muncul
” Jadi fungsi guru itu adalah motivator dan fasilitator ” Urai Afdal Syarif
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Rasidin.menurutnya kemampuan lain yang harus dimiliki guru adalah kemampuan menggunakan teknologi dan mengembangkan konten pembelajaran yang sesuai dengan teknologi pembelajaran sebab cara cara manual sudah tidak efektif lagi
” Kalau masih ada guru tidak tau teknologi maka pembinaan SDM hari ini harus dijadikan sarana pertobatan ” Ungkap Rasidin
Beliau juga memperkenalkan satu model aplikasi yang dibuat oleh OpenAI yang bisa membantu menjawab pertanyaan dan memberikan informasi yang sangat bermamfaat bagi manusia yaitu aplikasi chatGBT.
Aplikasi ini dapat merespons berbagai perintah seperti pembuatan konten, powerpoint dan terjemahan bahasa

Akhirnya semoga ilmu yang didapat dalam pembinaaan ini dapat dipahami dan diterapkan oleh semua peserta ketika kembali kemadrasahnya masing masing
Penulis : Mahmuddin Hakim
Foto : Diambil dari berbagai sumber


Post Komentar