Selama puluhan tahun, siswa dibayang-bayangi ujian nasional. Ujian ini seperti penentu kelulusan yang diibaratkan ‘hidup dan mati’ siswa.
Banyak siswa dan emak-emak komplain saban tahun terhadap penyelenggaraan ujian nasional. Pun hal ini pernah dilontarkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
Momok ujian nasional menyerang psikologis anak. Mereka jadi stres karena dihantui ketakutan lulus atau tidak.

